Oleh: MuryChann | Maret 27, 2012

Orientasi Nilai Budaya

Menurut C.Kluckhon dalam karyanya variations in value orientation ( 1961 ) sistem kebudayaan didunia ini secara universal menyangkut lima pokok masalah :

1. Hakekat Hidup Manusia
2. Hakekat Karya Manusia
3. Hakekat Waktu Manusia
4. Hakekat Alam Manusia
5. Hakekat Hubungan Manusia

Unsur budaya asing yang mudah diterima :

1. Unsur kebudayaan kebendaan seperti peralatan yang terutama sangat mudah dipakai dan dirasakan
2. Unsur yang terbukti membawa manfaat besar, misal : radio, komputer , telphone ,dll.
3. Unsur yang mudah disesuaikan dengan keadaan masyarakat seperti mesin penggiling padi yang di pergunakan untuk melengkapi pabrik-pabrik penggilingan.

Unsur budaya asing yang sulit di terima :
1. Unsur yang menyangkut sistem kepercayaan seperti : ideologi, filsafah hidup, dll.
2. Unsur yang dipelajari dalam taraf pertama proses sosialisasi.Seperti mengganti makanan pokok indonesia yaitu nasi, sulit diganti oleh makanan lain.

Dalam sosiologi manusia dan kebudayaan dinilai sebagai dwitunggal, maksudnya bahwa keduanya berbeda tetapi keduanya merupakan satu kesatuan. Manusia menciptakan kebudayaan dan setelah tercipta maka kebudayaan mengatur hidup manusia agar sesuai dengan kebudayaannya.

Iklan
Oleh: MuryChann | Februari 24, 2012

PEUSIJUEK (TEPUNG TAWARI)

Peusijuek (Antara Ada dan Terlupakan Pada Masyarakat Aceh)

Pendahuluan
Kekhasan adat Aceh terletak pada nafas Islam yang terkandung didalamnya dan senyawa dengan struktur dan kultur bangsa Indonesia dalam wadah Bhinneka Tunggal Ika. Banyak adat dan budaya menjadi hilang karena masyarakatnya tidak memeliharanya lagi, sebaliknya adat istiadat dan kebudayaan sesuatu masyarakat akan terus lestari dan berkembang ditengah-tengah kaum yang mencintainya. Ada gejala bahwa masyarakat Aceh kini sedang mengalami resesi budaya yang cenderung meninggalkan adat istiadat Aceh.

Sebagai bukti, mesjid yang bermotifkan Aceh dan rumah tradisional Aceh, pada saat ini di mana-mana sukar di cari, karena mesjid dan rumah tradisional tersebut diganti dengan arsitektur yang tidak lagi menyentuh nilai etika dan estetika Aceh. Baca Lanjutannya…

Kategori